ceritanya imes

Monday, June 12, 2006

Liburan......?????

Seinget saya, waktu jaman SD dulu pernah ada pelajaran yang nyeritain tentang angin muson yang bertiup dari samudra pasifik dan australia setiap tahun selama enam bulan. Angin muson ini yang menyebabkan terjadinya musim kemarau dan penghujan di Indonesia, karena angin muson yang bertiup dari samudra pasifik pastinya membawa uap air yang kemudian dijatuhkan di Indonesia. Sementara yang dari benua Australia bersifat kering karena tidak membawa uap air. Dari situlah timbul musim kemarau pada periode maret-agustus dan musim penghujan pada september-februari. Sehingga pada kala itu saya menganalogikan kalau bulan yang diakhiri dengan kata-kata "ber" seperti september, oktober, november, dan desember merupakan saat musim hujan. But, forget about the muson chapter. Soalnya khan saya disini bukan lagi ngajar ke murid-murid saya di SNF yang notabene memang masih SD.
Berbekal dengan pelajaran yang saya dapat 9tahun silam, maka ketika ada ajakan berlibur ke pantai di bulan Juni dari teman-teman saya tiba, neuron-neuron di kepala langsung merespon dengan bulan Juni ga diakhiri dengan ber which is bukan musim ujan dungs..... Akhirnya minggu lalu, tepatnya tanggal 6Juni dengan berbekal celana pendek berpotong-potong dan kaos oblong lengan pendek berhelai-helai serta tak lupa sunblock penahan sinar matahari agar tidak menggosong, saya berangkat juga ke Carita untuk memulai liburan 3hari 2malam saja. Sebelum berangkat, salah seorang teman sudah mengingatkan, "ntar vilanya pake AC lho bow", "ah gapapa lumayan khan asyik abis sunbathing terus ngadem di kamar" jawab saya menimpali.
Hari pertama masih terasa menyenangkan, saya masih sempat main air dengan teman-teman setibanya kami disana. Tetapi ketika sedang asyik-asyiknya membuat istana pasir saya mulai merasakan adanya gerimis (tidak pakai mengundang) yang hadir tanpa diundang. Maka berakhirlah ajang unjuk bakat dan kreativitas saya dalam membuat istana pasir 5menit kemudian karena ombak semakin tinggi dan hujan benar-benar turun. Ujung-ujungnya menikmati sunset setelah membuat istana pasir dengan ditemani air kelapa muda mutlak tinggal jadi mimpi di siang bolong. Lha wong saya akhirnya terdampar di teras vila sambil makan kacang turbo dengan baju basah bekas cebur-ceburan menunggu giliran mandi yang paling akhir karena saya bukan jagoan gambreng dan bukan jagoan suit. Maklum mahasiswa, satu vila dengan 2kamar mandi untuk 15cewe. Dan hujan tetap terus turun sampai malam.
Walhasil, hari berikutnya menjadi nightmare. Tidak ada acara menikmati sunrise karena hujan mengguyur Carita dan sekitarnya sejak pagi sampai siang. Selanjutnya tetap gerimis-gerimis sedikit. Pupuslah sudah rencana jalan pagi tanpa alas kaki, yang ada me-reschedule jadwal naek banana boat ke abang-abangnya. Namun ternyata badan metropolis saya tidak sanggup menahan gempuran angin laut saat hujan hari sebelumnya, maka ambruklah saya dengan gemilang di saat yang lain bersiap-siap untuk naik banana boat. Dengan suhu tubuh yang meninggi saya hanya bisa meringkuk selimutan sambil minum teh anget di kamar, sementara yang lainnya sibuk memasang life jacket. Untungnya saya dapat kamar yang memiliki teras sendiri dengan pintu besar seperti jendela, sehingga timbul pemandangan yang cukup menyayat hati kritikus liburan dimana saya dengan tubuh tertutup jaket dan selimut memandangi kawan-kawan saya yang naik banana boat dari kamar saya yang tenteram melalui pintu yang saya buka lebar-lebar. Saat itu juga karena menggigil saya menyesal hanya membawa celana pendek dan kaos-kaos santai sementara dinginnya seperti di Cisarua. Teman saya pun berkomentar "busyet deh ni pantai apa puncak?? dingin bet dah". Saya hanya berpikir bagaimana bisa liburan di kala summer-nya orang Indonesia berkhir tragis dengan saya menggigil kedinginan dan tidak bisa lepas dari selimut kemanapun saya pergi.
Yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah wacana angin muson yang saya pelajari ketika SD sudah tidak relevan dengan keadaan sekarang? Atau memang sudah ada teori baru yang belum dipublikasikan secara luas oleh BMG? Coba ada ramalan cuaca liburan lengkap dengan saran seperti ini,
selasa: pagi mendung berawan kenakan kaos lengan pendek
dengan bermuda cantik, siang kemungkinan hujan, Anda dapat menambahkan sweater
rajut atau jaket ber-kapusyong sementara malam cerah berangin dapat diantisipasi
dengan kaos lengan panjang dan celana training dapat diberi aksen kaos kaki
centil.
liburan saya pasti benar-benar jadi liburan yang berkesan.

1 Comments:

Post a Comment

<< Home